A Week Before

Benar adanya kata orang bahwa hal menikah itu sungguh merepotkan. Saya ingat sekali Bat pernah cerita mengenai persiapan nikah Mbak Titi. Dan saya mengikuti anjuran untuk menggunakan seorang Wedding Organizer.

Hasilnya, tetap repot.

Saya beraktifitas di Bandung. Sedangkan persiapan dilakukan di rumah saya di Pondok Gede. Somehow saya beruntung (dan bersyukur) jarak kurang lebih 150 KM ini membuat saya tak kena banyak imbas dari hebohnya persiapan. Mama dan Papa yang mengurusi segala hal, utamanya mengontrol si Wedding Organizer tadi. Ini seuprit obrolan saya dan mama :

Saya melihat ada banyaaaaaak sekali bawang merah di dapur.

Saya : Waaw banyak banget bawangnya. Buat apa Mam?
Mama : Iya dong, nanti kan Mama masak untuk akad nanti.
Saya : Lho, kok masak? Bukannya udah pesen catering?
Mama : Iya, kan njagain kalo kurang.
Saya : (dalam hati, kenapa nggak dilebihin aja porsi pesanannya..)

Saya cuma berani dalam hati, kalau diomongin nanti bisa berlanjut panjang. Hehehe.

Dan banyak obrolan lain yang, kalau dipikir dengan pikiran jernih, itu lucu. Tapi kalau ditanggapi saat itu, bikin nelongso. Saat kepala lagi dingin, sebenarnya saya bisa mengerti segala alasan di balik kepanikan dan antusias Mama. Mama ingin segalanya berjalan sempurna.

Mama adalah perencana yang baik, bahkan jauuuh hari sebelum saya punya pacar. Mama mengajarkan saya untuk menggoreng bawang merah dengan benar. Katanya, tes untuk jadi mantu yang baik salah satunya adalah menggoreng bawang dengan sempurna. Menggoreng bawang memang butuh trik, setelah bawang dimasukkan ke minyak panas, waktu matangnya seperti tiba-tiba dan cepat sekali gosong. Tidak seperti goreng kerupuk yang langsung mengembang, atau goreng nugget yang kelihatan matangnya. Atau waktu saya SMP dulu, Mama mengajarkan saya trik menyapu dengan bersih. Kata Mama, kalau nggak bersih, suaminya nanti brewokan. Hahaha.

Kira-kira bulan Oktober tahun lalu, Mama bilang ke saya:

Mama : Mbak, Mama ada yang ngganjel ini lho.
Saya : Apa Mam?
Mama : Bisul ini lho nggak meletus-meletus. Ngganjel.
Saya : Hah, Mama bisulan? Sini aku beliin salep po?
Mama : Bukan bisul itu, bisul nungguin kamu nggak nikah-nikah.

Muka mama benar-benar seperti orang bisulan. Cemberut. Saya antara mau senyum tapi geregetan juga

Repot memang. Banyak emosi yang tumpah di proses persiapan. Saya cuma khawatir kesehatan mereka. Semoga di tengah semua persiapan ini semua tetap sehat. Terutama Mama dan Papa. Pun Ebhe nggak bosan mengingatkan saya untuk bisa ajak semua eling, “Ini untuk hari bahagia lho, jadi semua harus diingatkan untuk tetap bahagia.

Tenang aja Mam, seminggu lagi, dan calon mantunya nggak brewokan kok.

Advertisements

14 Comments on “A Week Before”

  1. batari says:

    Selamat ya Ika dan Ebhe. Semoga lancar persiapan dan hari-hari selanjutnya 🙂

    *cabs ke dapur belajar goreng bawang*

  2. ikazain says:

    Wahaha, Bat cepet banget komennya.
    Makasih ya Bat. Mohon doanya 😀

  3. echaboy says:

    Mau nangis gw bacanyaaaaaaaaa.

  4. capcaibakar says:

    Suka pesan Ebhe yang “Ini untuk hari bahagia lho, jadi semua harus diingatkan untuk tetap bahagia.“

    Soalnya ngurusin pernikahan itu memang menguras emosi dan jiwa.

    Btw jadi nanti Mama bawa-bawa kuali besar ke kawinan? :))

  5. ikazain says:

    @Echaboy : *hugs

    @Iyra : Emoooosi dan jiwa! Bener banget. Hahaha. Besok gue nganterin si enyak beli kompor baru Ra, menghindari bawa kuali gede. Xixixi.

  6. Restu says:

    Ikaaaa….
    Semoga lancar semuanya…
    doakan saya cepat menyusul…biar bisul ibu saya juga pecah…hihihihihihi…

  7. ikazain says:

    Ayooo, kita budayakan gerakan bebas bisul untuk ibu-ibu kitaaa. Hahaha.

  8. Yasmin says:

    hah? pake wedding orginizer masih aja repot Ka?
    bagaimana bisaaa??

  9. dhea says:

    kak ikaa.. selamet yaa..
    terharu deh liat kak ika.. heu…

  10. rani says:

    bisul! =)) =)) =))

  11. Sarang Semut says:

    Bagus… bagus…

  12. Blogging competition compfest2011, pendaftaran gratis, berhadiah total jutaan rupiah. Info lebih lanjut di http://compfest2011.com/?id=b , thanks 🙂

  13. […] Budh and I had our first anniversary on 27th, wihihi yes it’s already a year ago, when my mom panicked and bought an abundance of onions. Time indeed flies. We celebrated the day by munching a couple sized Froyo at J.Co PVJ. We picked […]

  14. […] fav moments: while having a time with my love ones. Happy December […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s