Kamu dan Batu

Teman-teman sudah berapa kali ikut tes penempatan kerja?

Sudah pernah coba yang ini belum? Ini enak deh buat iseng-iseng dibayangin. Iya, cuma butuh dibayangin aja kok.

Seandainya kamu, sebagai salah satu calon pegawai, datang ke kantor dalam rangka mengikuti sebuah tes kelayakan pegawai. Nah, saingannya ada 2 orang: jadi 3 orang yang melamar termasuk kamu. Kemudian 3 orang ini ditempatkan dalam sebuah ruangan tertutup. Di ruangan tersebut ada 100 bata dan 2 jendela. Kamu ditinggal selama enam jam di sana. Enam jam.

Apa yang kamu lakukan di dalam sana?

*dibayangin aja yaa* Oke, kalau sudah kepikiran lanjut klik

Ini info dari I Made Andi Arsana, dosen muda teknik Geodesi UGM yang tengah mencari gelar doktor di Australia.

Kolega ysh,
ada perusahaan yang menerapkan cara berikut. Bisa dicoba kali ya :))

HOW TO RECRUIT THE RIGHT PERSON FOR THE JOB?

Letakkan sekitar 100 batu bata di sebuah ruangan yang jendelanya
terbuka. Masukkan 2 atau 3 kandidat ke dalam ruangan itu dan tutup
pintunya. Tinggalkan mereka di sana dan periksalah setelah kira2 6 jam
kemudian.

  • Jika mereka menghitung batu bata itu, tempatkan mereka di accounting.
  • Jika mereka melakukan penghitungan ulang, jadikan mereka auditor.
  • Jika mereka mengacaukan ruangan dan bata berserakan, tempatkan mereka di engineering.
  • Jika mereka menyusun bata dalam susunan yang nampak aneh, tempatkan mereka di perencanaan.
  • Jika mereka saling melempar bata satu sama lain, tempatkan mereka di operations Jika mereka tidur, tempatkan mereka di security.
  • Jika mereka memecahkan bata menjadi bagian-bagian kecil, tempatkan mereka di information technology.
  • Jika mereka duduk dan tidak melakukan apapun, tempatkan mereka di human resources.
  • Jika mereka bilang bahwa mereka telah mencoba berbagai kombinasi tetapi kenyataannya tidak ada satu batu batapun yang berpindah tempat, tempatkan mereka di sales.
  • Jika mereka ternyata sudah meninggalkan tempat, tempatkan mereka di marketing.
  • Jika mereka memandang ke luar jendela, tempatkan mereka di strategic planning.
  • Dan yang terakhir yang terpenting, jika mereka berbicara satu sama
  • lain dan tidak ada satupun batu bata yang berpindah, beri mereka selamat dan tempatkan mereka di top management.

Coba cerita, kamu yang mana?

Oleh-oleh saya, dari jalan-jalan ke twitter mbak Unizl.

Advertisements

7 Comments on “Kamu dan Batu”

  1. rani says:

    kemungkinan saya yg nyusun bata. hmmm…

  2. ikazain says:

    Selamat mbak Rani: anda kami terima di bagian perencanaan tujuan wisata dan berlibur perusahaan. *jieeee gue juga mauuu. Hihihi.

  3. batari says:

    kalau gue, begitu masuk ruangan itu, langsung keluar sambil protes, “kok isinya bata semua sih?”

    nah, gue ditempatin dimana ka?

  4. capcaibakar says:

    Jika mereka menyusun bata dalam susunan yang nampak aneh, tempatkan mereka di perencanaan

    mmm kerjaannya top management kan bikin perencanaan.. ga mau kalah.. hahha

  5. dseptia says:

    pas baca di atas, ngedenger kata jendela yang kebayang langsung mandang keluar jendela..haha…

  6. yasmin says:

    kabuuuuurrrrr…..

  7. gita says:

    Ikaaaa…postingannya bagus…he…

    Itu ga ada instruksinya ya sebelum ditinggal gitu aja?

    Ya…ngobrol lah ama yang lain kira-kira ini disuruh ngapain siy, trus debat2 kira-kira tuh perusahaan maunya bata ama jendelanya diapain. Mungkin abis itu nyusun2 sambil ngobrol2 ketawa-ketiwi…he…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s