Tertampar

Nilai adalah pembentuk keberhasilan, bukan sebaliknya.
Jika Anda bersedia untuk melayani impian hati Anda dengan kecintaan untuk mendatangkan kebaikan bagi orang lain, Anda tidak perlu lagi meramalkan keberhasilan Anda.
Dengannya, keberhasilan adalah keniscayaan.

Bekerjalah seperti Anda tidak mungkin gagal.
Jangan tolak anjuran itu, karena ia lebih baik daripada bekerja seperti tidak ada kemungkinan untuk berhasil.
Dan ini yang saya pesankan kepada yang muda,
dan yang sudah menua
tetapi yang berlaku masih seperti muda,
Berhati-hatilah dengan kesenangan kecil yang tidak berguna, karena ia akan merampas waktu dan tenaga Anda dari mengerjakan hal-hal besar yang penting bagi keberhasilan.

Bekerjalah dengan bersungguh-sungguh.
Sistem pemuliaan kehidupan ini akan bekerja untuk Anda, hanya sebaik kesungguhan Anda dalam bekerja.
Berangkatlah bekerja untuk mencapai keberhasilan.
Janganlah seperti dia yang berangkat bekerja, hanya agar tidak terlambat, agar tidak dimarahi, atau agar asal kelihatan ada. Jika alasan-alasan Anda dalam bekerja – tidak mulia, apakah Anda pantas bagi kemuliaan dari pekerjaan Anda?

Perhatikanlah ini,
Alasan utama mengapa orang tidak berhasil, adalah
tidak adanya hubungan antara apa yang dikerjakannya, dengan apa yang akan membuatnya berhasil.
Anda harus menemukan sebab dan pemungkin bagi keberhasilan Anda di dalam pekerjaan Anda.
Jika tidak ada di situ,
berarti Anda sedang berada di dalam pekerjaan yang salah.

Saya kutip tulisan di atas dari sini. Ini senada dengan yang Jobs bilang, kalo kita harus tetap mencari pekerjaan apa yang kita suka. Nggak cuma yang enak dipandang orang atau bikin orang iri setengah mati (ya, Nad?). Sebisa mungkin, apa yang kita lakuin enak di hati kita sebagai pelakon, bikin seneng orang-orang terdekat, dan bikin orang inspiring, iri setengah mati. Sulit ya, tapi bukan berarti nggak bisa.

Tapi yang bikin saya tertampar dari tulisan di atas…

Ah, coba katakan pada saya line mana yang bikin kamu tertampar?

Advertisements

3 Comments on “Tertampar”

  1. Fikri Rasyid says:

    Halo, salam kenal ya. Ini Fikri yang kemarin ketemu di acara Baraya Blogger kemarin 🙂

    Blognya keren. Saya suka gaya menulis seperti mbak: tajam, intro tulisan yang efektif dan paragraf pendek yang to the point 😀

    Kurang halaman aboutnya saja nih, jadi komentar disini. 😛

    Kalau tentang post yang ini, tertampar dengan yang ini nih:

    “Berhati-hatilah dengan kesenangan kecil yang tidak berguna, karena ia akan merampas waktu dan tenaga Anda dari mengerjakan hal-hal besar yang penting bagi keberhasilan.”

    ngomong2, ini seperti bahasa nya Mario Teguh y?

  2. echaboy says:

    Me? Tertampar dengan kalimat yang sama denganmu.. Ayo, kita fokus, fokus, fokus! Too much playing, too comfort in my comfort zone…

  3. dzee says:

    blogwalkin’..
    huhu.. bagus. tertampar juga 😦


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s