Yayasan dan Organisasi
Hari ini saya membaca sebuah artikel Pikiran Rakyat mengenai pemadaman listrik Bandung. Kemudian di sana ada Ketua YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) yang angkat bicara. Tadinya saya lalu saja bacanya, kemudian sadar, sudah pakai kata Yayasan kok adalagi kata Lembaga.
Dari Wikipedia, saya mengetahui bahwa Lembaga memiliki arti suatu kelompok orang yang memiliki tujuan yang sama. Sedangkan dari situs yang sama, saya mendapatkan bahwa Yayasan adalah juga bentuk organ yang mempunyai maksud dan tujuan, bedanya si yayasan ini ada tambahan badan hukum.
Hmm, mungkin biar nggak mubazir YLKI itu cukup dituli YKI alias Yayasan Konsumen Indonesia. Lebih singkat, hemat kalori dalam pengucapan. Kalau tulis-tulis dokumen juga hemat, hemat tinta. Hihihi, kata penghematan lagi trend ya akhir-akhir ini.
Hoho, bensin mahal.. bensin mahal..
Sepatu Baru
Sejujurnya, kuliah di Bandung membawa angin segar tersendiri buat saya. Saya lebih leluasa menentukan kegiatan, ritme hidup, dan fashion. Kalau sedang di rumah, ada mama yang selalu rela memberikan second opinion. Walau saya tak minta. Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Mama ingin saya jadi wanita yang cantik, “jadi cewe gitu lho!” begitu katanya berulang-ulang.
Untuk urusan gaya sehari-hari saya adalah orang yang “gampanglah..” dalam berpakaian. Nyaman jadi atribut lebih penting ketimbang ikut trend. Untuk sepatu, saya lebih sering pakai sepatu keds atau kanvas. Sepatu trepes (flatshoes) ada sih, tapi dibelikan mama. Menurut saya sepatu wanita itu lucu-lucu, tapi entah kenapa gampang sekali rusak. Padahal saya sebagai pemakai merasa memakainya dengan penuh kehati-hatian. Nggak dipakai buat main bola juga. Hahaha. Makanya, kalau belum kena omel disuruh pakai, yaa nggak akan dipakai deh tuh flatshoes. Dan entah sampai pada titik mana saya mulai sedikit sadar untuk sedikit berpenampilan wanita.
Dan, setelah hampir 4 tahun saya kuliah di Bandung, inilah flatshoes pertama yang saya beli. Tanpa paksaan.

Kita lihat bertahan sampai berapa lama.
Karena Boulevard
Banyak yang terjadi karena Boulevard. Tidak sekedar dapat ilmu jurnalistik atau bisa ketemu langsung dengan orang top kampus. Lebih dari sekedar itu. Kamu bisa meningkatkan kemampuan main bilyard, kemampuan menyanyi, menghina orang, dapat jodoh, kena sial, atau.. nampang:
Gambar tersebut muncul saat saya membuka situs perpustakaan pusat untuk cari jurnal bahan Tugas Akhir. Fotonya memang disetting berubah setiap di-generate ulang. Kalau niat nemu fotonya, coba di F5 aja terus. Hhehe.
