Turun Jabatan
“Pengalaman emang guru terbaik. Tapi lebih baik lagi kalo lo belajar dari pengalaman orang. Lo nggak perlu mengalami sendiri.”
Itulah penggalan dari Laporan Pertangungjawaban yang saya buat beberapa hari lalu. Akhirnya saya turun dari jabatan Pemimpin Umum Boulevard. Senang, lega, semua jadi satu.
Pulang dari muker, saya jadi teringat satu persatu peristiwa saya dan Boulevard. Tulisan Selasar pertama yang di edit Ikram, pengalaman pertama dapat iklan dari EEP, digebrak oleh petinggi Himpunan Geodeshi, diangkat jadi pemimpin redaksi, melihat coretan pilox di pintu sekre, “mengobrol” dengan Edwin dan fungsionaris di LFM, makanan saya yang selalu kena rampok Gio, duh, banyak sekali.. Senang.
Terimakasih.
lega ya kaaa. hehe.
dah pensiun die.
kejadian sama edwin itu aneh pisan, menyangkal wawancara :))
@bat:
iya bat. Lega banget.
@sawung:
iya.. tapi.. yaudahlah ya, udah lewat, hehehe.
berarti daku…
masih lama lega dan senangnya?
huhuhuhu
udah lega yah?…masih ada tugas besar menuggu ka.
selamat ber TA…hihihi…semangat!!
dinikmatin ray, ditotalin. Biar makin lega dan senang di belakang
iya.. mari mari zul, kita berTApa, hehe.
huiiiii…., ini toh yang dibilang yasmin!
“Pengalaman emang guru terbaik. Tapi lebih baik lagi kalo lo belajar dari pengalaman orang. Lo nggak perlu mengalami sendiri.”
one of the best quote ever! ;)))
huehe selamat ya ka! ga ada karaoke pasca turun jabatan?
@nadya:
thx, Nad.
@upi:
wah, kalo karokean mah nggak usah pake ada event khusus pi. Tinggal janjian. Jumat siang tuh udah waktu palin PW banget. Ya kan, Kram?
udah kena “pusing” nya post power syndrom belon ka?
[...] saya. Entah kenapa. Hmm, mungkin karena semester ini tanpa praktikum. Mungkin karena sudah turun jabatan. Lho, jadi meleber. Bukan itu kok yang saya mau [...]
cie ika., udh lepas jabatan, ga lama lagi lepas jabatan jadi mahasiswa nigh. kyu kyu..
